You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Pembebasan Lahan Untuk MRT Akhir Tahun Rampung
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Pembebasan Lahan MRT Dirampungkan Akhir Tahun

Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, Saefullah‎ optimistis persoalan pembebasan lahan proyek Mass Rapid Transit (MRT) dapat diselesaikan sebelum awal tahun 2017 mendatang.

MRT kendalanya pembebasan lahan. Itu bisa selesai akhir tahun ini

"MRT kendalanya pembebasan lahan. Itu bisa selesai akhir tahun ini," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (15/6).

Saefullah mengungkapkan, nilai appraisal tanah dan kepentingan teknis proyek MRT telah dirapatkan bersama dengan tim appraisal, Dinas Perhubungan dan Transportasi (Dishubtrans), Dinas Bina Marga, wali kota, camat dan lurah di Balai Kota siang tadi.

Bor Antareja Tiba di Stasiun MRT Istora

"Penentuan nilai appraisalnya oleh tim independen,"‎ ujarnya.

Ia menerangkan, setelah tim independen menentukan harga appraisal tanah, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memasukan biaya pembebasan lahan proyek MRT ke

Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2016.

"Bayarnya tunggu perubahan disahkan," ujarnya.

Saefullah menambahkan, lahan yang akan dibebaskan untuk proyek MRT dan masih terkendala berjumlah 31 bidang dengan rincian 25 bidang ditangani Dishubtrans dan enam bidang Dinas Bina Marga DKI Jakarta.

"Letak bidang tanahnya tersebar di antara Jalan Batan dan kawasan Lebak Bulus.

‎‎

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Panen Serentak di Jaktim Hasilkan 2 Ton

    access_time14-08-2026 remove_red_eye9079 personNurito
  2. Dubes Belanda Lihat Kemeriahan Peringatan HUT ke-81 RI di Malaka Jaya

    access_time17-08-2026 remove_red_eye6934 personNurito
  3. Pemkot Jaksel Tegur Pemilik Bangunan Langgar Aturan

    access_time14-08-2026 remove_red_eye2291 personTiyo Surya Sakti
  4. Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset

    access_time14-08-2026 remove_red_eye2065 personFakhrizal Fakhri
  5. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1927 personFakhrizal Fakhri